Kutukan Grup Neraka Terjadi, Prancis-Jerman-Portugal Angkat Koper

Jakarta, Berita55 -- Kutukan grup neraka benar-benar terjadi di EURO 2020 usai timnas Prancis, timnas Portugal, dan timnas Jerman tersingkir di babak 16 besar.

Grup F disebut sebagai grup neraka pada EURO 2020.

Hal tersebut tidak mengherankan karena ada timnas Portugal yang datang ke Piala Eropa 2020 dengan status juara bertahan.

Lalu ada timnas Prancis yang merupakan juara Piala Dunia 2018.

Kemudian timnas Jerman adalah kampiun Piala Dunia 2014.

Adapun timnas Hungaria menjadi tuan rumah pada EURO 2020.

Hasil akhir dari fase grup ini, Prancis keluar sebagai juara dengan koleksi 5 poin. Disusul Jerman dan Portugal yang mengumpulkan 4 poin.

Portugal, yang lolos ke babak 16 besar sebagai salah satu dari tim peringkat tiga terbaik, mesti berhadapan dengan lawan kuat, yaitu timnas Belgia yang merupakan jawara grup B.

Bermain di Estadio de La Cartuja, Senin (28/6/2021), Cristiano Ronaldo cs menyerah 0-1.

Gol yang dikemas oleh Thorgan Hazard (menit ke-42) menjadi penentu kemenangan tim asuhan Roberto Martinez itu.

Sehari berselang, giliran Prancis yang menyusul Portugal angkat koper usai dipermalukan Swiss lewat drama adu penalti.

Les Bleus hanya mampu bermain imbang 3-3 di waktu normal dan kalah 4-5 dalam adu penalti.

Kylian Mbappe menjadi satu-satunya penendang penalti Prancis yang gagal menyarangkan bola ke gawang Swiss.

Jerman, yang menjadi satu-satunya harapan untuk menyelamatkan muka grup neraka, justru ikut-ikutan gugur.

Der Panzer kalah 0-2 dari Inggris di Stadion Wembley, Selasa (29/6/2021).

Dua gol Inggris dicetak oleh Raheem Sterling (75) dan Harry Kane (86).

Dengan hasil ini, tiga wakil dari Grup F harus angkat koper dari EURO 2020 usai tersingkir di babak 16 besar, sekaligus membuat kutukan grup neraka benar-benar terjadi.

Kali terakhir ada tim dari grup neraka yang menjadi juara Euro adalah timnas Spanyol 9 tahun silam.

Saat itu, Spanyol yang tergabung di Grup C bersama Italia, Kroasia, dan Rep. Irlandia sukses menjuarai Euro 2012. (*)