Pertamina Segera Dipanggil DPR Soal Kebakaran Kilang Balongan

Jakarta, Berita55 -- Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno menyatakan segera memanggil PT Pertamina (Persero) untuk meminta penjelasan terkait insiden kebakaran fasilitas Refinery Unit IV atau Kilang Balongan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Menurutnya, penjelasan Pertamina dibutuhkan agar langkah pencegahan bisa dilakukan dan insiden serupa tidak terulang di hari mendatang.

"Komisi VII DPR RI akan segera memanggil Direksi Pertamina untuk meminta penjelasan atas kronologi peristiwa ini. Harus ada upaya pencegahan agar kasus serupa tidak terulang kembali," kata Eddy, Senin (29/3).

Ia menyampaikan Komisi VII DPR prihatin dengan insiden kebakaran Kilang Balongan. Menurutnya, Pertamina harus segera menyiapkan langkah pemulihan karena Kilang Balongan merupakan kilang yang sangat vital bagi pengolahan minyak mentah nasional.

"Tentu kita semua berharap kebakaran ini bisa segera teratasi dan secepatnya dilakukan pencegahan agar tidak menjalar ke permukiman warga. Mereka yang jadi korban juga segera mendapatkan perawatan," ujar Sekretaris Jenderal DPP PAN itu.

Kebakaran Kilang Balongan terjadi pada Senin (29/3) dini hari sekitar jam 01.00 WIB, kebakaran yang menimbulkan ledakan itu terdengar hingga lima kilometer lebih.

Menurut Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya hujan deras disertai petir terjadi saat kebakaran yang diperkirakan dimulai pada pukul 00.45 itu.

"Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, namun pada saat kejadian sedang turun hujan deras disertai petir," kata dia, dalam keterangan tertulis, Senin (29/3).

Untuk memadamkan si jago merah, sebanyak 12 unit mobil pemadam dari berbagai instansi pun dikerahkan ke lokasi. (*)