Kilang Minyak Pertamina Terbakar

Jakarta, Berita55 -- Kilang minyak milik Pertamina di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, terbakar pada Senin (29/3/2021).

Kebakaran kilang minyak tersebut membuat warga sekitar panik dan berusaha menyelamatkan diri.

Dalam siaran pers yang diterima, pihak Pertamina mengonfirmasi telah terjadi insiden di kilang Pertamina Balongan yang menyebabkan terjadinya kebakaran pada tangki T-301G.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan bersama pemerintah daerah serta dinas pemadam kebakaran setempat mengerahkan sekitar 10 mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk mematikan api di Kilang Balongan.

"Kondisi terkini, api sudah bisa dilokalisir. Untuk pemadaman dengan foam di pusat nyala api," ujar Nicke saat konferensi pers secara virtual.

Kendati begitu, usaha pemadaman masih dilakukan. Nicke mengklaim api tidak menjalar ke fasilitas lain karena sudah bisa dicegah dengan penanganan cepat.

"Kita pastikan api tidak menjalar ke wilayah lain. Kita juga lakukan pendinginan di wilayah sekitar, ada 10 mobil damkar yang dikerahkan," ujarnya.

Nicke mengatakan insiden kebakaran terjadi di tangki yang merupakan tempat penyimpanan minyak. Namun, tidak ada api di fasilitas produksi, sehingga diperkirakan tidak akan mengganggu produksi ke depan, meski dampak pemadaman diestimasi berlangsung sekitar 4-5 hari.

Lebih lanjut, lokalisir api dilakukan dengan turut memblokir jalan menuju kilang.

"Kami mohon maaf karena blokir jalan dengan dibantu Polri dan TNI. Bagi kami, keselamatan masyarakat di sekitar kilang jadi prioritas utama. Kami juga siapkan posko," tuturnya.

Sementara saat ini, Nicke mengatakan sudah ada beberapa warga yang kembali ke rumah. Hanya saja, perusahaan minyak raksasa nasional itu tetap mengimbau agar masyarakat sekitar tetap berhati-hati dengan menjauhi lokasi dan tetap tenang.

"Berita terkini, masyarakat sudah bisa berangsur pulang. Kita pastikan tidak ada apa-apa di sekitar kilang," ujarnya.

Sejauh ini, Nicke mengatakan tidak ada korban meninggal dunia atas insiden ini. Untuk petugas, kebetulan, yang ada di area kilang saat insiden terjadi sangat minim.

Sedangkan warga, beberapa orang mengalami luka-luka, namun sebagian besar sudah ditangani dan sudah bisa kembali ke rumah masing-masing.

"Namun masih ada 5 orang korban yang di RS. Alhmadulillah tidak ada korban jiwa pada insiden ini," pungkasnya. (*)