Jubir NA: Tak Ada Barang Bukti yang Dibawa KPK

Makassar, Berita55 -- Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, terjaring OTT KPK pada Sabtu (27/2) pukul 01.00 WITA. Ia ditangkap di rumah dinas Gubernur di Makassar.

Juru bicara Gubernur Sulsel, Veronica Moniaga, mengatakan tak ada barang yang dibawa penyidik KPK di rumah dinas.

Sebab ia menilai penyidik KPK hanya menjemput Nurdin Abdullah, bukan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

"Bapak Gubernur berangkat bersama ajudan dan petugas KPK (ke Jakarta), tanpa disertai adanya penyitaan barang bukti. Karena memang tidak ada barang bukti yang dibawa serta dari Rujab (Rumah Jabatan/Dinas) Gubernur," kata Veronica dalam keterangannya, Sabtu (27/2).

"Mari kita sama-sama menunggu dan menghormati proses pemeriksaan yang berjalan," lanjut Veronica.

Lebih lanjut, Veronica mengatakan, Nurdin Abdullah dijemput petugas KPK dalam statusnya sebagai saksi. Dia tak menjelaskan sebagai saksi di kasus apa.

"Meskipun belum mengetahui penyebab Bapak dijemput sekali lagi secara baik, namun Bapak Gubernur sebagai warga negara yang baik mengikuti prosedur yang ada, mengingat bahwa berdasarkan keterangan petugas KPK yang datang, Bapak Gubernur saat ini akan dimintai keterangan sebagai saksi," ujar Veronica.

Diketahui dalam OTT tersebut KPK turut mengamankan sejumlah uang. Namun belum diketahui nominalnya.

Sementara itu Plt juru bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan total sebanyak 6 orang terjaring dalam OTT tersebut. Mulai dari Nurdin Abdullah, pejabat Pemprov Sulsel, hingga pihak swasta. Kini mereka tengah menjalani pemeriksaan untuk menentukan status hukumnya. (*)