Rencana Sekolah Tatap Muka di Makassar Bakal Ditinjau Ulang

Makassar, Berita55 -- Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mempertimbangkan dan akan meninjau rencana dibukanya kembali sekolah tatap muka pada Juli mendatang, disebabkan munculnya penyebaran varian baru virus Covid-19 jenis Delta.

Virus varian Delta ini dianggap penyebarannya sangat cepat dan penularannya cukup tinggi sehingga sangat berisiko pada anak-anak.

Kami sudah mempersiapkan pembelajaran tatap muka, melibatkan semua unsur terkait. Tapi muncul varian Covid baru, penularannya cukup membahayakan anak-anak, tentu kita akan tinjau kembali pembelajaran tatap muka itu," kata Danny, Jumat (25/6).

Sementara, juru bicara Makassar Recover, Indira Mulyasari mengatakan dengan adanya varian baru Covid-19 ini perlu dipertimbangkan kembali pembelajaran tatap muka di tahun ajaran baru.

"Kita bisa melihat data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bahwa angka positif covid 19 pada anak sudah mulai meningkat. Melihat kondisi Covid saat ini memeng pembelajaran tatap muka dipertimbangkan," jelas Indira.

Menurut Indira jika saat ini ada beberapa sekolah swasta di Makassar telah mencoba menerapkan blended learning dengan menggabungkan antara pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran dalam jaringan (daring), baik itu lanjut dia cara penyampaian hingga gaya pembelajaran, sehingga kombinasi pengajaran yang tercipta tetap menekankan interaksi sosial, tapi tidak meninggalkan aspek teknologi.

"Blended class ini, metode tatap muka 2 hari dan 3 hari via daring dengan jumlah murid setengah dari total jumlah murid di kelas, ini juga bisa menjadi bahan pertimbangan untuk di uji coba di semester awal," paparnya.

Meski demikian, kata Indira rencana penerapan pembelajaran tatap muka tersebut masih ada waktu, sambil melihat kondisi Makassar beberapa waktu kedepan.

"Masih ada waktu untuk Pemkot Makassar meninjau kembali kesiapan sekolah sambil melihat kondisi Makassar beberapa waktu kedepan," ujarnya. (*)