5 Manfaat Kacang Mete untuk Kesehatan

Jakarta, Berita55 -- Di balik rasanya yang gurih, kacang mete punya segudang khasiat untuk tubuh. Berikut manfaat kacang mete untuk kesehatan.

Kacang mete berasal dari pohon jambu mete. Pohon ini berasal dari kawasan tropis Brasil, namun kini telah dibudidayakan di berbagai kawasan dengan iklim hangat di dunia.

Meski kerap disebut kacang, namun sesungguhnya kacang mete adalah biji dari pohon. Kacang mete kaya akan nutrisi dan senyawa tanaman yang berkhasiat.

Kacang mete mengandung kalori, protein, lemak, karbohidrat, serat, tembaga, magnesium, mangan, seng, fosfor, vitamin K, vitamin B6, dan masih banyak lagi lainnya.

Kacang mete juga rendah gula dan menjadi sumber serat yang baik. Selain itu, kacang mete juga mengandung jumlah protein yang hampir sama dengan daging yang dimasak.

Seperti kacang lainnya, kacang mete juga memberikan manfaat untuk kesehatan. Berikut manfaat kacang mete untuk kesehatan.

1. Mengurangi peradangan

Kacang dan biji-bijian dianggap sebagai pembangkit tenaga antioksidan, tak terkecuali kacang mete.

Antioksidan merupakan senyawa yang menjaga tubuh dari ancaman kerusakan akibat paparan radikal bebas. Pada gilirannya, antioksidan membantu mencegah peradangan yang menyebabkan sejumlah penyakit.

2. Membantu menurunkan berat badan

Sesungguhnya, orang yang ingin menurunkan berat badan disarankan untuk membatasi jumlah asupan kacang.

Namun, penelitian mulai menghubungkan diet kaya kacang dengan penurunan berat badan yang lebih signifikan. Hal ini diduga disebabkan kandungan kalori dalam kacang mete yang lebih rendah. Mengutip Healthline, terdapat sebanyak 157 kalori dalam seporsi kacang mete (28 gram).

Penelitian menunjukkan bahwa tubuh manusia dapat mencerna dan menyerap sekitar 84 persen dari kalori tersebut. Pasalnya, sebagian lemak yang dikandungnya tetap terperangkap di dalam dinding berserat kacang mete daripada diserap oleh sistem pencernaan.

3. Menjaga kesehatan jantung

Asupan kacang disebut dapat penurunan risiko penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke. Hal ini telah ditemukan dalam sejumlah penelitian.

Salah satu penelitian menemukan, penderita diabetes tipe-2 yang mengonsumsi 10 persen kalori hariannya dari kacang mete memiliki rasio kolesterol jahat LDL dan kolesterol baik HDL yang lebih rendah daripada kelompok yang tidak mengonsumsi kacang mete. Rasio LDL dan HDL yang rendah dipandang sebagai penanda kesehatan jantung yang baik.

4. Mengatasi diabetes

Kacang mete merupakan sumber serat yang baik. Serat menjadi salah satu nutrisi yang membantu mencegah lonjakan gula darah dan diyakini menawarkan perlindungan terhadap diabetes.

Sebuah penelitian menemukan, konsumsi kacang mete membuat orang dengan diabetes tipe-2 memiliki kadar insulin yang lebih rendah sebagai penanda gula darah yang terkontrol.

5. Mencegah penyakit darah

Konsumsi kacang mete secara rutin dan terbatas dapat membantu menghindari penyakit darah.

Mengutip NDTV, kacang mete kaya akan tembaga yang berperan penting dalam menghilangkan radikal bebas dalam tubuh. Kekurangan tembaga dapat menyebabkan defisiensi zat besi seperti anemia.

(*)