NA Bantah Ulur Pelantikan Danny - Fatma, Tunggu SK Kemendagri

Makassar, Berita55 -- Gubernur Susel Nurdin abdullah membantah tudingan mengulur pelantikan Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar terpilih Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi. Nurdin menegaskan masih menunggu SK dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Yang ulur siapa? Saya terima penetapan KPU (dari DPRD Makassar) langsung besoknya itu kita kirim Asisten I untuk membawa (ke Kemendagri), jadi jangan buat provokasi, jangan buat provokasi," kata Nurdin saat ditemui di kantornya, Senin (15/2/2021).

Nurdin menegaskan pihaknya tetap ingin pelantikan kepala daerah terpilih pada Pilkada serentak lalu dipercepat. Sebab, semakin cepat pelantikan, semakin cepat kepala daerah terpilih menjalankan visi dan misinya.

"Masyarakat pasti sudah menunggu janji-janji para bupati-wali kota terpilih, makanya kalau di kita insyaallah kita akan melakukan pelantikan segera, kalau sudah ada SK. Kalau kita belum dapat SK (Kemendagri) bagaimana mau melantik," ujarnya.

Nurdin juga belum dapat memastikan soal pelantikan kepala daerah serentak yang akan diagendakan pada 17 Februari besok. Sebab, SK dari Kemendari masih belum diterima.

"Jadi begini, kita masih menunggu SK, kalau SK sudah di tangan baru kita atur waktunya pelantikan, belum ada sampai saat ini (SK). Pokoknya kita yang sudah tanda tangani itu Plh, pelaksana harian, ya yang tidak ada SK-nya itu semua," kata Nurdin.

Nurdin mengatakan pihaknya tak bisa melakukan pelantikan pada 17 Februari 2021. Ia juga akan melakukan pelantikan wali kota dan bupati secara serentak.

"Kalau serentak kita tunggu SK, kita tak bisa tentukan sekarang kecuali SK sudah di tangan kita langsung umumkan rencana pelantikan serentak, jadi kita tunggu aja serentak yang tidak ada sengketa," ungkap Nurdin.

Wali Kota Makassar yang terpilih, Danny Pomanto mengaku belum mendapatkan undangan pelantikan hingga saat ini dari pemerintah. Dia meminta warga Makassar tetap sabar menunggu jadwal menunggu pelantikan dirinya.

"Belum (dapat undangan), saya kira keputusan ini dari pusat dan kita lagi menunggu," kata Danny Pomanto saat dikonfirmasi, Senin (15/1/2021).

Dia juga telah menyampaikan kepada pada pendukungnya dan ke warga Kota Makassar untuk tetap sabar dan menunggu jadwal soal pelantikan dirinya. Dia mengaku memang sempat ada beberapa kelompok yang kecewa atas tidak adanya kepastian soal pelantikan dirinya.

"Saya sudah sampaikan ini sudah keputusan pusat, sudah saya sampaikan ke mereka (pendukung), tadinya ada statement yang cukup meresahkan itu membuat masyarakat tapi proses sudah berjalan lancar," ujarnya.

"Jadi tidak ada lagi alasan untuk marah sudah di-handling, tidak ada lagi, jadi saya bilang ini seragam, kecuali Gowa dilantik kita tidak dilantik itu akan buat riak riak kekecewaan di masyarakat, kalau semua tidak dilantik dan putusan negara tidak ada alasan untuk marah," imbuhnya.

Danny menyebut dirinya mungkin tidak akan dilantik pada Rabu (17/1) mendatang. Hal ini disebabkan belum ada tanda-tanda kepala daerah yang terpilih juga akan dilantik hari itu.

"Kita menunggu saja siapa pun dilantik kita terima, tidak ada masalah," tegas dia. (*)