Liverpool Berakhir Dalam 8 Menit

Jakarta, Berita55 -- Liverpool hancur dalam delapan menit dalam laga Liga Inggris kontra Leicester City dan bek baru The Reds menjadi biang kerok kekalahan.

Liverpool melakoni laga pekan ke-24 Liga Inggris 2020-2021 dengan bertandang ke markas Leicester City, King Power Stadium, Sabtu (13/2/2021).

Dilansir dari laman resmi Premier League, Liverpool mendominasi jalannya laga dengan penguasaan bola sebesar 60,9 persen.

Liverpool juga melepaskan 15 tembakan dengan 4 di antaranya mengarah tepat ke gawang Leicester City.

Namun, Liverpool harus takluk di tangan Leicester City hanya dalam waktu delapan menit dengan skor 3-1.

Liverpool tampil lebih mendominasi sejak babak pertama dimulai dan berupaya untuk terus menggempur lini belakang Leicester City.

Akan tetapi, hingga menit ke-15, upaya lini serang Liverpool melalui trio penyerang Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah tak berbuah gol.

Liverpool sudah harus mengganti pemainnya pada menit ke-18 karena James Milner mengalami cedera.

Thiago Alcantara pun masuk untuk menggantikan Milner yang baru bermain selama 18 menit.

Liverpool mendapat peluang emas pada menit ke-21 lewat kerja sama antara Mohamed Salah dan Sadio Mane.

Namun, umpan silang dari Mo Salah, yang sudah berhasil mengecoh Kasper Schmeichel, tak mampu dimaksimalkan dengan bagus oleh Mane.

Sontekan kaki kanan Mane dari dalam kotak penalti masih berhasil dihalau oleh Daniel Amartey.

Liverpool lagi-lagi mendapatkan peluang apik pada menit ke-27 lewat Roberto Firmino.

Menerima umpan silang chip dari Jordan Henderson yang diteruskan oleh heading Mane, Firmino melepaskan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti.

Namun, bola masih bisa ditepis oleh Schmeichel.

Leicester City akhirnya mendapatkan peluang matang pada menit ke-36 lewat Jamie Vardy.

Akan tetapi, penyerang asal Inggris itu gagal menang dalam duel satu lawan satu dengan Alisson di dalam kotak penalti.

Sampai babak pertama berakhir, skor imbang tanpa gol masih bertahan.

Pertandingan berjalan cukup seimbang pada babak kedua dengan kedua tim melakukan jual-beli serangan.

Liverpool baru mendapatkan peluang pada menit ke-57 lewat tendangan bebas Trent Alexander-Arnold.

Namun, sepakan kaki kanan Alexander-Arnold masih membentur mistar gawang Leicester City.

Liverpool akhirnya mencetak gol pada menit ke-67 lewat Mohamed Salah.

Menerima umpan semi-rabona dari Roberto Firmino, Mo Salah melepaskan tembakan kaki kiri dari dalam kotak penalti.

Bola yang mengarah ke sisi kanan gawang Leicester City tak dapat dijangkau oleh Kasper Schmeichel. Skor 1-0 untuk Liverpool.

Leicester City berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-78 lewat eksekusi tendangan bebas kaki kanan dari James Maddison. Skor berubah menjadi sama kuat 1-1.

Hanya berselang dua menit, Liverpool harus kembali kebobolan usai Alisson dan Ozan Kabak melakukan blunder.

Vardy, yang berhasil merebut bola dari Kabak, mencetak gol ke gawang Liverpool pada menit ke-81 melalui sontekan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Skor berubah menjadi 2-1 untuk Leicester City.

Liverpool lagi-lagi harus merana pada menit ke-85 setelah Kabak kembali gagal menjaga Harvey Barnes.

Barnes, yang menerima umpan terobosan dari Wilfred Ndidi, mampu mengecoh Alisson dan melepaskan tembakan kaki kanan dari dalam kotak penalti.

Sampai peluit panjang berbunyi, skor 3-1 untuk kemenangan Leicester City tak berubah sama sekali. (*)