Rampok Penyekap ART - Gondok Rp500 Juta Kena Tembak

Makassar, Berita55 -- Dua perampok yang menyekap dua asisten rumah tangga (ART) kemudian menggondol emas senilai Rp 500 juta di sebuah rumah mewah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap. Dua pelaku itu terpaksa ditembak di bagian betis karena mencoba melarikan diri.

"Dengan terpaksa pelaku masing-masing diberi tindakan tegas terukur mengenai bagian betis sebelah kanan sebanyak tiga kali," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khairul kepada wartawan, Sabtu (13/2/2021).

"Pelaku berusaha melakukan perlawanan dengan cara membenturkan kepalanya ke kepala anggota, kemudian berusaha melarikan diri," imbuhnya.

Dua pelaku adalah Juli Ardiansyah (25) dan Rahmat (23). Mereka ditangkap di lokasi berbeda di Makassar pada Jumat (12/2) sekitar pukul 22.00 Wita. Menurut Agus, awalnya dua perampok yang menyatroni rumah mewah di Jalan Johar, Makassar, Minggu (7/2), beraksi dengan modus bertamu ke rumah korban.

"Berpura-pura bertamu, lalu mengancam korbannya dengan badik dan menyekapnya," katanya.

Korban yang disekap adalah asisten rumah tangga (ART) di lokasi. Setelah melumpuhkan ART, selanjutnya pelaku menggondol perhiasan emas senilai Rp 500 juta.

"Pelaku menyekap pembantu korban di salah satu kamar, kemudian mengambil brankas berisi perhiasan. Dengan adanya kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 500 juta," katanya.

Secara terpisah, Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar Ipda Nasrullah mengatakan kedua pelaku terpaksa ditembak polisi karena berusaha melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

"Sampai dilumpuhkan karena saat pengembangan pelaku berusaha melarikan diri. Setelah diberi tembakan peringatan, pelaku mengabaikan peringatan anggota sehingga kami melakukan tindakan tegas dan terukur," ujar Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar Ipda Nasrullah, pada Sabtu (13/2).

Selain menangkap pelaku, polisi menyita sejumlah barang berharga dan brankas yang digasak. Selain itu, beberapa kendaraan serta senjata tajam yang digunakan untuk mengancam korban juga turut disita.

"Untuk sementara barang bukti yang diamankan brankas, surat-surat berharga berupa surat tanah, BPKB, ada handphone. Kendaraan pelaku sudah kita amankan. Ada badik juga yang dipakai untuk menodong, itu sudah kita amankan," ungkap Nasrullah.

Kedua pelaku digelandang ke kantor polisi setelah menjalani perawatan akibat luka tembak di bagian betisnya. Sementara itu, polisi kini memburu tiga orang yang disebut sebagai jaringan pelaku. (*)