Bom Meledak Dekat Istana Presiden Somalia

Jakarta, Berita55 -- Bom mobil meledak di Mogadishu, Somalia di luar kompleks parlemen dan tak jauh dari Istana Kepresidenan Somalia, Sabtu (13/2).

Petugas polisi Abdullahi Aden, mengatakan bom meledak sekitar pukul 09.00 waktu setempat di kawasan yang semestinya steril karena dalam penjagaan ketat petugas.

Mobil yang membawa bom itu melaju melalui pos pemeriksaan di depan Hotel Wehliye. Hotel tersebut cukup populer di kalangan pejabat setempat dan kelompok elite Somalia.

Bom kemudian meledak di pos pemeriksaan keamanan Markas Mejelis Nasional setelah ditembaki polisi.

Catatan sementara, sejumlah orang tewas dalam ledakan meski belum bisa dipastikan jumlahnya. Rentetan tembakan juga berulang kali terdengar setelah ledakan di saat jam sibuk tersebut.

Ledakan ini adalah ledakan besar kedua di ibu kota Somalia dalam beberapa pekan terakhir.

Pada 31 Januari lalu terjadi insiden penembakan yang menewaskan lima orang tewas, termasuk empat pelaku di Hotel Afrik.

Insiden itu juga melukai 10 warga sipil.

Al-Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan itu melalui pernyataan yang disiarkan oleh Radio Andalus, saluran yang selama ini jadi alat publikasi mereka.

Kelompok pemberontak ini disebut berupaya mengubah Somalia menjadi negara Islam fundamentalis. Sebelumnya mereka mengaku bertanggung jawab atas serangan lain di Mogadishu, termasuk pemboman truk pada Desember yang menewaskan 85 orang. (*)