Messi Harus Rela Potong Gaji Bila Ingin Bertahan di Barcelona

Jakarta, Berita55 — Nasib Lionel Messi di Barcelona masih tarik ulur. Jika ingin bertahan di La Liga, pilihan yang paling masuk akal adalah harus rela potong gaji.

Presiden La Liga, Javier Tebas juga masih ragu Lionel Messi bisa terus bermain di La Liga musim depan. Terkendala regulasi.

Kontrak Messi dengan Barcelona resmi berakhir pada 30 Juni. Itu berarti dia saat ini menjadi agen bebas.

Presiden Barcelona, Joan Laporta berusaha keras untuk mengamankan masa depan jimat klubnya itu. Tetapi batas gaji La Liga dan aturan Fair Play membuat segalanya menjadi sulit bagi tim Catalan.

Agar bisa membayar kontrak baru Messi, dan tetap berada dalam batas yang ditentukan oleh liga, mereka harus memotong tagihan upah mereka hingga €200 juta. Upaya sedang dilakukan untuk melakukan hal itu.

Barcelona telah menyingkirkan beberapa pemain seperti Jean-Clair Todibo, Konrad de la Fuente, Matheus Fernandes, Junior Firpo dan Sergio Akieme.

Namun, itu belum cukup. Kabarnya, Carles Alena juga mendekati transfer ke Getafe.

Terlepas dari upaya tersebut, Barcelona masih jauh dari memenuhi persyaratan dan presiden La Liga Javier Tebas, berbicara kepada El Chiringuito TV mengungkapkan keraguannya kalau tim Catalan akan dapat mempertahankan Messi untuk musim depan.

“Saya tidak tahu apakah Lionel Messi bisa memulai musim La Liga berikutnya bersama Barcelona. Jika Barcelona tidak menjual pemain, mereka tidak akan bisa mendaftarkan Messi,” katanya dikutip dari Barca Universal. (*)