Jepang Bakal Boyong Kuil Buddha ke Luar Angkasa

Jakarta, Berita55 -- Status Kuil Daigoji di Fushimi, Jepang, yang masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO tak membuat bangunan ini terjebak dalam masa lalu, karena pengelola kuil ini malah berharap bisa memboyong bangunannya ke luar angkasa.

Dengan bantuan Terra Space, sebuah perusahaan penelitian dan pengembangan satelit yang berbasis di Kyoto, Kuil Daigoji akan berbagi ruang dengan satelit komunikasi IoT untuk membawa citra Buddha, mandala, dan barang-barang keagamaan lainnya mengelilingi bumi dalam orbit rendah setiap 90 menit sekali pada ketinggian sekitar 450 kilometer.

Kuil luar angkasa ini akan dinamakan Jotenin Gounji, dengan joten yang berarti surga murni dan karakter kanji untuk goun yang berkaitan dengan konsep Buddha tentang aliran waktu dan keberadaan umat manusia (in dan ji keduanya menunjukkan sebuah kuil).

Satelit Jotenin Gounji rencananya akan diluncurkan ke luar angkasa sekitar tahun 2023.

Pada 8 Februari 2021, Kuil Daigoji akan mengadakan upacara doa dari luar angkasa yang pertama, berdoa untuk perdamaian dan keamanan saat umat manusia.

Kuil Daigoji dibangun pada 874 dan kemudian direnovasi pada abad ke-16 oleh Toyotomi Hideyoshi, yang saat itu adalah pemimpin tertinggi Jepang, seperti yang dikutip dari Japan Travel.

Salah satu kompleks kuil terbesar di seluruh Kyoto, bangunan Kuil Daigoji tersebar di seluruh hamparan Gunung Daigo yang berlokasi di tenggara Kyoto.

Areanya dibagi menjadi tiga bagian; Sambo-in dan Shimo-Daigo di dasar gunung, dan Kami-Daigo di puncak. Secara total kompleks Kuil Daigoji memiliki lebih dari 80 bangunan.

Di bagian bawah gunung Anda akan menemukan kondo, atau aula utama, dan pagoda lima lantai, keduanya masuk dalam daftar cagar budaya Jepang.

Dibangun pada tahun 951, pagoda ini menjadi bangunan tertua yang masih berdiri di Kyoto.

Selain umat Buddha yang beribadah dan pendaki yang hendak menjejak puncak Gunung Daigo, Kuil Daigoji juga ramai didatangi turis yang ingin menikmati pemandangan musim gugur pada November dan panorama mekar bunga sakura pada April. (com)