Kapal Jatra 1 Tenggelam di NTT

Jakarta, Berita55 -- Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi memastikan tak ada korban jiwa dalam insiden KMP Jatra 1 tenggelam di Pelabuhan Bolok, Kupang, Nusa Tenggara Timur.

"Tidak ada korban jiwa," kata Ira, Senin (5/4).

Ira juga menyampaikan pernyataan terkait dua kapal milik perusahaannya yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrim yang terjadi di Nusa Tenggara Timur sejak Minggu (4/4) kemarin. Dua unit kapal itu kata dia yakni KMP Namparnos dan KMP Jatra1.

KMP Jatra 1 mengalami kerusakan saat terjebak di dermaga 2 Bolok, NTT. Kapal itu mengalami benturan sehingga menimbulkan kebocoran di lumbung kapal.

"Air masuk dan posisi kapal dalam keadaan miring di dermaga dengan kondisi generator kapal sudah mati," kata dia.

Sementara KMP Namparnos yang tengah berlindung di dekat Pulau Semau hanyut terbawa arus. Meski begitu, saat ini kapal berhasil selamat dan telah sampai di Pulau Kambing.

"Namun, seluruh kru dari kedua kapal tersebut yang berjumlah 31 orang dalam keadaan selamat di darat," kata dia.

Ira mengatakan, sejak Sabtu (2/4) layanan operasional penyeberangan di Pelabuhan Bolok, Kupang memang telah ditutup dikarenakan kondisi cuaca ekstrem. KMP Namparnos berlindung di dekat Pulau Semau, sementara KMP Jatra1 sejak akhir pekan lalu tidak bisa bergerak dari dermaga 2 Pelabuhan Bolok Kupang, karena terjebak badai yang terjadi.

Berdasarkan Surat Edaran ME.01.02/PDR/O7/KTUG/IV-2021 Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kupang, lanjutnya, aktivitas layanan operasional penyeberangan di Pelabuhan Kupang ditutup sementara hingga situasi kondusif akibat aktivitas pasang surut air laut, gelombang tinggi dan curah hujan tinggi.

"ASDP mengimbau kepada seluruh pengguna jasa agar menunda perjalanan, dan tetap mewaspadai kondisi cuaca ekstrem. Penutupan operasional sementara ini adalah komitmen ASDP dalam memprioritaskan keselamatan seluruh penumpang dan kru kapal," kata dia. (*)