Laporan Harta Kekayaan Pejabat Pemprov Sulsel Fantastis

Makassar, Berita55 -- Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Pemprov Sulsel yang diterima oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terbilang fantastis. Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar sampai kaget.

Bahkan ada kepala dinas (eselon II) di Pemprov Sulsel yang memiliki harta mencapai Rp102 miliar.

Hanya saja, KPK mencatat rendahnya laporan para pejabat pemprov atas harta kekayaan yang mereka miliki. Baru 32 persen dari total wajib LHKPN. Meliputi, pejabat negara, Anggota DPRD, pejabat eselon I, eselon II, eselon III, dan eselon IV. Kemudian ada jabatan bendahara.

Hingga saat ini dari jumlah tersebut hanya 25 orang yang telah melaporkan harta kekayaan mereka ke KPK. Meski begitu, Lili salut dengan kondisi keuangan yang ada di lingkup pejabat. “Kepala dinas di Pemprov Sulsel tidak ada yang kekayaannya di bawah Rp4 miliar,” bebernya.

“Saya pikir ternyata pemprov dan seluruh ASN-nya sangat sejahtera. Salut saya melihatnya, ada yang mencapai Rp50 miliar kekayaannya. Bahkan Rp102 miliar. Kami belum pernah menemukan itu pada catatan LHKPN di beberapa daerah,” jelasnya saat temu media di Four Poin by Sheraton hotel.

Berikut 15 pejabat dengan kekayaan tertinggi di Pemprov Sulsel tahun lapor 2019 dan 2020:

1. Gubernur Nonaktif Sulsel, Nurdin Abdullah Rp52.097.375.485 (31 Desember 2020)

2. Asisten Administrasi, Tautoto Tanaranggina Rp21.352.904.679 (31 Desember 2019)

3. Kepala Bapenda Sulsel, Sumardi Rp16.542.492.699 (31 Desember 2019)

4. Direktur RSKD Dadi, Arman Bausat Rp.16.165.041.978 (31 Desember 2019)

5. Staf Ahli Gubernur, Andi Mappatoba Rp15.232.495.231 (31 Desember 2019)

6. Staf Ahli Gubernur/Plt Kepala Dinas Sosial, Hasan Basri Ambarala Rp13.156.204.580 (31 Desember 2019)

7. Kepala Bidang Kesbangpol/Eks Kabiro Humas dan Protokol, Devy Khaddafi Rp10.489.400.000 (31 Desember 2019)

8. Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Sukarniaty Kondolele Rp10.393.853.521 (31 Desember 2019)

9. Kepala Dinas Bina MArga dan Bina Kontruksi, Rudy Djamaluddin Rp8.948.622.746 (31 Desember 2019)

10. Asisten Pemerintahan, Aslam Patonangi Rp8.806.331.410 (31 Desember 2019)

11. Wagub Sulsel/Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman Rp7.970.275.367 (31 Desember 2019)

12. Kepala BPBD, Nimal Lahamang Rp6.863.130.353 (31 Desember 2020)

13. Staf Ahli Gubernur, Abdul Azis Rp6.636.282.278 (31 Desember 2020)

14. Sekda Sulsel, Abdul Hayat Gani Rp.6.246.753.821 (31 Desember 2019)

15. Kepala Dinas Perindustrian, Ahmadi Akil Rp6.108.422.823 (31 Desember 2019)

(*)