Menparekraf Bakal Gelar Virtual Food Expo Indonesia-New Zealand

Jakarta, Berita55 -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno berencana menggelar Virtual Food Expo dalam waktu dekat. Hal itu dilakukan semata-mata untuk membangkitkan kembali semangat serta geliat pariwisata dan ekonomi kreatif nasional.

Demikian disampaikan Sandiaga Uno dalam rapat virtual bersama Duta Besar Indonesia untuk New Zealand, Tantowi Yahya, Kamis (3/6).

Dalam kesempatan tersebut, Sandi memaparkan teknis gelaran expo yang melibatkan antara pelaku usaha kreatif Indonesia dengan pelaku usaha kuliner New Zealand.

Nantinya, event akan digelar secara hibrid di masing-masing negara dengan menghadirkan beragam kuliner khas dari Indonesia maupun New Zealand.

"Nanti saya dan Pak Tantowi hadir dengan makanan yang ada di depan kita, yang dari 14 restoran (New Zealand) dikirim ke sini (Indonesia), yang dari sini dikirim ke sana (New Zealand)," papar Sandi.

"Jadi walaupun dengan virtual, tapi ada (kegiatan) makannya," tambahnya.

Dia meyakini kegiatan yang digelar secara hibrid itu akan berlangsung sukses.

Hal tersebut disampaikan merujuk event olahraga yang digelar Kemenparekraf secara virtual pada beberapa waktu lalu. Ketika itu, event olahraga disaksikan lebih dari 400.000 orang.

"Kita melihat bahwa inovasi-inovasi yang teman-teman lakukan ini berdampak bukan hanya kuliner dan bisnis, tetapi juga nation branding kita. Dari segi promosi pariwisata, tapi juga Nation Branding sebagai Indonesia sebagai Indonesia Corporated," ungkap Sandi.

"Jadi dari hati saya yang paling dalam, saya sangat mengapresiasi," tambahnya.

Apalagi lanjutnya, kegiatan tersebut nantinya akan dipimpin oleh Tantowi Yahya.

Lewat kegiatan tersebut, Sandi berharap dapat lebih meningkatkan semangat para pelaku parekraf ke depannya.

Semangat yang menurutnya harus terus dipelihara di tengah beragam keterbatasan imbas pandemi Covid-19.

"Jadi harapannya kita persiapkan semua kegiatan yang event-event substansial lewat virtual, jadi membangkitkan semangat untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya," tutupnya bersemangat. (*)