Nama Moeldoko Masuk Bursa Calon Ketua Umum Demokrat

Jakarta, Berita55 -- Pendiri Partai Demokrat Hencky Luntungan menyatakan pihaknya bakal menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat pada awal Maret 2021. Nama Moeldoko masuk dalam bursa calon Ketua Umum.

Hencky bahkan mengklaim telah menerima dukungan dari sekitar 380 pengurus daerah Partai Demokrat sebagai pemilik suara yang sah untuk menggelar KLB.

"Sudah tinggal start, semua tinggal mulai semua. Cuma hari H nya belum kita ekspose. Sudah 380-an [dapat dukungan]. Berarti sekitar 70-80 persen pemilik suara," kata Hencky, Senin (1/3).

Hencky belum bisa menyebut kapan dan di mana lokasi KLB Demokrat itu akan digelar. Ia hanya menyatakan KLB itu akan digelar sekitar pekan pertama atau pekan kedua Maret 2021.

"Tapi itu barang jadi. Kesiapan kita udah selesai," kata dia.

Hencky juga enggan mengungkap daftar pengurus cabang dan daerah yang menyatakan dukungan terhadap KLB Demokrat lantaran khawatir pengurus pendukung KLB bisa diperkarakan kembali oleh pengurus pusat.

"Tak usah kami sebut, nanti bisa dipecat habis sama mereka. Lihat saja nanti," ujar Hencky.

Hencky menyatakan struktur kepanitiaan KLB Partai Demokrat akan diisi oleh Jhoni Allen Marbun, Darmizal hingga Tri Yulianto. Ia menyebut Jhoni akan bertindak sebagai Ketua Panitia KLB Partai Demokrat.

Diketahui, Jhoni, Darmizal hingga Tri Yulianto merupakan tiga dari tujuh kader Partai Demokrat yang telah dipecat sebagai anggota Partai Demokrat. Selain tiga nama itu, terdapat kader lain seperti Yus Sudarso, Syofwatillah Mohzaib, Ahmad Yahya hingga Marzuki Alie juga telah diberhentikan.

"Kalau saya kan pendiri. Saya dorong aja. Kalau pun saya di kepanitiaan itu, saya cuma paling tidak jadi pembina, penasehat. Kami pendiri hanya sebagai Steering Comittee," kata dia.

Hencky menyebut Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko masuk sebagai salah satu kandidat calon ketua umum di KLB tersebut.

Meski demikian, ia menyatakan forum KLB terbuka bagi siapapun, baik dari kalangan internal Demokrat maupun eksternal, tak terkecuali Moeldoko.

"Mudah-mudahan beliau bersedia. Kita akan tawarkan nanti di forum kalau memang siap. Tidak hanya pak Moeldoko. Siapapun yang nanti dari luar maupun dari dalam [Demokrat] ya monggo. Partai ini kan partai terbuka. Kita mau jadi besar," kata dia.

Hencky tak ambil pusing bila KLB tersebut dicap sebagai ilegal oleh DPP Partai Demokrat. Ia mengklaim KLB tersebut sah secara hukum karena dihadiri oleh pemilik suara yang sah.

"Kalau ilegal ya silakan bicara dari sisi hukum. Kalau ilegal, kalian menetapkan AD/ART itu pun ilegal karena tidak di-plenokan. Silakan saja. Kita atur saja. Mainkan sama-sama. Siapa kuat, dia menang," kata dia.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan telah menegaskan bahwa pelaksanaan KLB yang diusulkan oleh pihak yang mengatasnamakan pendiri Partai Demokrat adalah sikap yang bertentangan dengan organisasi. Bahkan, Syarief mengklaim bahwa tak semua pihak mendukung penyelenggaraan KLB tersebut.

"Apa yang dilakukan oleh saudara-saudara kita yang lain, itu merupakan salah satu langkah yang melanggar organisasi forum komunikasi dan deklarator sendiri," kata Syarief. (*)